Di balik setiap hafalan Al-Qur'an yang dilantunkan Latifah Naila (17), ada semangat orang tua yang tak pernah padam. Dukungan.
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Lakukan Pembinaan dan Pelatihan. Dalam pelaksanaan MTQ/STQ pada setiap jenjangnya, peran dan tugas Dewan Hakim MTQ tidaklah ringan, sebuah tugas yang menuntut tanggung jawab.
Di balik gelar Juara 1 Hafalan 100 Hadits dengan sanad yang diraihnya di STQH Nasional Kendari 2025, ada kisah perjuangan melawan keterbatasan diri. Inilah kisah Nayya Melhanie Salsabila (16), santriwati Humaira Quran Center (HQC) Bengkalis yang membuktikan bahwa lawan terbesar seringkali adalah diri sendiri.
Tantangan utamanya selama persiapan bukanlah materi yang rumit, melainkan kondisi fisiknya yang kerap kurang fit. Namun, di tengah bimbingan intensif dari pagi hingga malam oleh tujuh pelatih, ia menolak menjadikan itu sebagai alasan. "Jenuh itu hal biasa, namun bukan alasan untuk berhenti berusaha," prinsipnya.
Mentalitas juara itu ia bawa ke atas panggung. Alih-alih terintimidasi oleh rasa gugup, ia justru mengubahnya menjadi energi positif. Baginya, saat sudah berada di arena, rasa gugup akan berubah menjadi motivasi untuk tampil lebih baik. Ia bahkan menemukan rasa kekeluargaan di antara para pesaingnya, saling mendukung dan belajar dari kelebihan masing-masing.
Saat namanya diumumkan sebagai pemenang, ia justru terkejut. Dengan penuh kerendahan hati, ia menyerahkan segalanya kepada takdir Allah setelah ikhtiar maksimal. "Kemenangan jangan membuat kita sombong. Tetaplah rendah diri karena semua ini adalah campur tangan Allah," tuturnya bijak.
Kini, sang juara memiliki pesan kuat untuk generasinya: kegagalan bukanlah akhir, melainkan awal untuk menjadi lebih baik. Ia berharap, semangat untuk mencintai, menghidupkan, dan mengamalkan Al-Qur'an serta Hadis Rasulullah SAW akan terus tumbuh di kalangan anak muda.
Pengirim :Di balik setiap hafalan Al-Qur'an yang dilantunkan Latifah Naila (17), ada semangat orang tua yang tak pernah padam. Dukungan.
Bagi Alfi Hasanah, dunia akademis dan syiar Islam adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Mahasiswi Pascasarjana (S2).
Dalam persiapan menghadapi kompetisi, menemukan referensi naskah Syarhil Quran terbaru yang kuat dan relevan seringkali menja.
Menemukan tema yang kuat dan relevan untuk sebuah naskah Syarhil Qur'an seringkali menjadi kunci utama untuk tampil memukau d.

